tujuh Jenis Pujian Ini Bisa Bikin Si Dia Melorot Cinta Lagi pada Kamu

0 Comments

Bonus harian di Keluaran HK 2020 – 2021.

TABLOIDBINTANG. COM   –  Pujian memainkan peranan penting dalam sebuah ikatan. Siapa yang tidak senang dipuji? Meski pasangan Kamu tampak sangat maskulin ataupun dingin, ketika dia mengerjakan sesuatu yang baik, pujilah dia. Pujian bisa meluluhkah hatinya. Membuatnya dekat serta nyaman menjalani hubungan dengan Anda. Menurut beberapa spesialis hubungan, pujian membuat jiwa dia jatuh cinta serta jatuh cinta lagi dalam Anda. Ini beberapa macam pujian yang akan membuatnya susah berpaling.

“Saya menyukai caramu berpikir”

Konsultan kencan daring lantaran AS, Stacy Karyn, mengucapkan, tak ada salahnya meng pasangan Anda pujian di dalam momen-momen tertentu. Misalnya, saat Anda dan dia menghancurkan sebuah persoalan. “Daripada mengedepankan ego masing-masing dan menonjolkan siapa yang paling hebat dalam memecahkan persoalan, bertambah baik memujinya. Katakan, ‘Pemikiranmu boleh juga. Saya menyenangi caramu berpikir’. Ingat, kalian pasangan, satu tim, ” jelas Stacy. Dengan serupa itu, sebagai laki-laki, dia akan merasa dihargai.

“Kamu tetap tahu apa yang kudu diucapkan dan dilakukan”

Menurut Allana Pratt, ahli hubungan dari Los Angeles, AS, umumnya pria mau melindungi pasangannya, membuat pasangannya nyaman dan terjamin hidupnya, serta bisa
menjadi penolong dalam situasi apa pun. “Dia akan berusaha melakukan yang terbaik buat orang yang dicintainya, membuktikan tanggung jawabnya. Untuk tersebut, biarkan dia tahu, dia memang membuat Anda merasakan lebih baik. Katakan secara jelas kepadanya, dia selalu tahu bagaimana harus memperlakukan Anda, ” ucap Allana. Dijamin ucapan ini mau menyentuh hatinya.

“Saya mencintaimu apa adanya”

Setiap orang yang mendengar kata-kata “saya menerimamu, mencintaimu apa adanya” akan merasakan seperti menerima hadiah memutar indah. Demikian pula patuh Dr. Beverly Palmer, psikolog dan penulis buku Demystifying Love: Strategies for a Successful Love Life, sejak California, AS. “Pujian itu anugerah terindah bagi pria mana pun. Dia merasa Anda menerimanya secara lengkap, tanpa ada penilaian barang apa pun, ” kata Beverly. Bayangkan, kalau Anda tetap menyiraminya dengan apresiasi kaya ini, hatinya pasti tetap berbunga dan senyumnya semburat untuk Anda.

“Kerja kerasmu luar biasa”

Pujian yang satu itu cocok dilontarkan para pedusi, khususnya ibu rumah nikah, yang suaminya keras perlu menafkahi keluarga. Kalau dirasa penghasilan belum
sampai kebutuhan, jangan protes. Mengindahkan dulu kerja kerasnya serta jaga egonya. “Berikan dia komplimen atau pujian, dia sudah bekerja keras & berusaha maksimal dalam kariernya. Ini akan membuatnya merasakan dihargai serta meningkatkan hasratnya untuk bekerja lebih cepat lagi untuk Anda dan keluarga. Setelah itu tanyakan, apa ada yang bisa Anda bantu? ” bilang Beverly.

“Saya beruntung memilikimu”

Sekilas terdengar sederhana, “Saya beruntung memilikimu. ” Namun menurut Stacy, kalimat sederhana ini betul berarti bagi seorang pria. “Kalimat ini memberi pesan, dia telah melakukan yang terbaik untuk hubungan itu dan untuk Anda, khususnya. Siapa yang tidak suka dan bahagia, dihargai seperti ini? ” ungkap Stacy.

“Kamu seksi”

Ini pujian simpel namun efektif. “Seperti wanita, pria juga suka dipuji tentang penampilan fisiknya, ” membuka Andrea Lieser, agen pencari jodoh dari Boston, AS. Jadi, jika dia tetap berusaha tampil menarik & rapi, berikan dia pengetahuan. Biarkan dia mendengar sejak Anda, dia terlihat menawan atau menawan. Sekelumit penghargaan ini akan membuatnya tersenyum dan bahagia berada di dekat Anda.

“Senyummu selalu membuatku terhibur”

Andrea juga mengatakan, penghargaan sebaiknya tidak hanya disampaikan saat awal pacaran ataupun pendekatan. “Sesekali katakan kepada suami, ‘Senyummu selalu menghiburku. ’ Semakin banyak Kamu mengapresiasi pasangan, bahkan semakin banyak kebahagiaan yang Anda rasakan, ” ucap Andrea. Dan jangan lupa, sering-seringlah tersenyum balik untuknya. Siapa pun akan betah susunan di sisi orang dengan suka tersenyum dan senang mengucapkan hal-hal indah. Bukankah begitu?