Enggak Usah Ngajak Perang, Begini Cara Elegan Menghadapi Ibu Mertua Toksik

0 Comments

Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

TABLOIDBINTANG. COM   –  Tak ada menantu yang mengharapkan ibu mertuanya toksik. Selain membuat emosi naik langsung, hubungan dengan suami pula terancam berantakan. Karena tentunya sulit bagi seorang bujang laki-laki untuk memilih kurun ibu atau istrinya. Harapannya, sih tentu rukun antara keduanya.

Sebagai menantu yang bijak, memilih solusi unggul dari yang terburuk menjadi patut diupayakan. Jangan taat untuk tetap mempertahankan keharmonisan rumah tangga. Sambil tetap berjuang, siapa tahu lambat laun ada perubahan pula dari pihak ibu mertua. Yang terpenting, bukan Anda yang jadi “penjahatnya”.

Semacam dilansir dari Pure Wow , beserta ini cara-cara elegan menghadapi ibu mertua yang toksik. Dengan cara yang berbudi, hubungan bisa tetap tenang dengan ibu mertua. Panti tangga pun semakin kokoh.

1. Komunikasikan dengan suami

Ini langkah pertama sekaligus yang terberat untuk dilakukan. Namun hukumnya wajib jika Anda masih berniat kehidupan rumah tangga yang stabil dengan suami. Serta jika tahap ini berhasil secara positif, maka siasat selanjutnya akan mudah. Dengan jujur dan penuh keterbukaan, ungkapkan apa yang Anda anggap masalah dari ibu mertua atau ibunda suami. Jika suami Anda mampu memahami dan cukup bijak dalam memberikan reaksi serta solusi, maka bersyukurlah. Tersebut berarti Anda mendapatkan pertolongan terbaik.

2. Kata dengan ibu mertua

Setelah mendapatkan dukungan & kepercayaan suami, seharusnya kiprah kedua ini bisa dilakukan. Beranikan diri Anda untuk bicara baik-baik dan terbuka dengan ibu mertua tentang apa yang mengganjal di hati. Siapa tahu, permasalah yang terjadi selama itu hanyalah buah dari minimnya komunikasi terbuka, bukan? Oleh sebab itu jangan lakukan tahap kedua ini dengan pikiran yang sudah lebih dulu dipenuhi bayangan negatif, ya.

3. Minimalkan interaksi

Bukan berarti jaga tenggang atau tidak bertemu lagi. Namun bersikaplah seperti seorang profesional. Tidak terlalu terbuka, tidak juga terlalu jauh. Fokuslah pada hal-hal yang normatif saja agar terhindar dari kemungkinan terjadinya gesekan.

4. Ajak suami untuk membuat batasan tegas

Jika langkah dua dan tiga tidak cukup mempan, maka kembali pada suami. Sampaikan bahwa kudu ada tindakan yang lebih nyata untuk mencegah ibunya melakukan hal-hal di asing batas. Buat dan susun kembali batasan yang jelas, lalu sampaikan secara terbuka kepada ibu mertua.

5. Jangan dibaperin

Semakin tua usia seseorang, ada yang semakin manja atau rewel. Anggaplah ibu mertua Anda hanya sedangkan menghadapi masa-masa tuanya yang berat. Mungkin baginya, mampu terlibat dengan urusan tanggungan anak laki-lakinya bisa memproduksi mereka merasa sedikit berarti. Anda sebagai pihak dengan lebih muda dan tentunya lebih stabil secara jiwa, tentu bisa mengambil kelakuan untuk tidak mudah baper. Iya-iyain sajalah apa maunya ibu mertua, tapi lestari jalankan semuanya sesuai aturan main Anda.